Monday, April 20, 2015

MENGENAL DEKAT PEMBANGUNAN TOL PALEMBANG-INDRALAYA (PALINDRA)



PALEMBANG - Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan Dr. Ekowati Retnoningsih, SKM, M.Kes di Palembang beberapa hari yang lalu memaparkan rencana program Pembangunan Jalan TOL Sumatra Selatan, diantaranya TOL Palembang-Indralaya (PALINDRA) sepanjang 22 km.  Saat ini Dana yang cair baru Rp. 1 trilun dari rencana Rp. 3,3 Triliun yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, katanya.  Trase jalan TOL PALINDRA sepanjang 22 km semuanya masuk Wilayah Kabupaten Ogan Ilir, meliputi 4 wilayah Kecamatan yaitu Kecamatan Pemulutan, Pemulutan Barat, Indralaya Utara dan Kecamatan Indralaya, dan melewati 15 desa dan 1 kelurahan.  
Rincian desa-desa yang terkena lokasi jalan TOL PALINDRA adalah :


1. Kecamatan Pemulutan, meliputi : Desa Ibul Besar 3, Desa Ibul Besar 1, Simpang Pelabuhan Dalam,     Muara Baru, Teluk Kecapi, Muara Dua, Sukarami, dan Seri Banding.
2. Kecamatan Pemulutan Barat, meliputi, : Desa Arisan Jaya, Ulak Petangisan, Talang Pangeran Ulu, dan  Talang Pangeran Ulu, dan Talang Pangeran Ilir.
3. Kecamatan Inderalaya Utama : Desa Palem Raya dan Pulau Semambu
4. Kecamatan Inderalaya : Desa Tanjung Seteko dan Inderalaya Indah
Pada tahap I sepanjang 7 km, ada 254 bidang tanah yang terkena pembebasan. Sebanyak 222 bidang telah dibayar, berupa jalan dan sungai 14 bidang. Ada 9 bidang yang tidak diganti rugi karena diluar trase. Ke-9 bidang lain gantinya dititipkan di pengadilan. Di tahap II sepanjang 19 km, ada seksi II dan III serta lahan exit tol. Total ada 614 bidang lahan yang dalam proses pembebasan.
Nilai investasi tol Palindra ini diprediksi Rp. 3,3 triliun. "Sudah ada Rp. 1 triliun yang dikucurkan untuk memulai pembangunan," ungkapnya. Untuk masa konsesinya, diharapkan selama 50 tahun. Menurut hitung-hitungan, tarif awal operasi tol ini Rp. 14.277, dengan tarif awal golongan I Rp. 600.

Telah pula dilakukan riset terhadap exit tol. Digerbang tol Palembang, Desa Ibul Besar II Besar II, Kecamatan Pemulutan, pemukiman Pemulutan, ppemukiman penduduk hanya 20 meter dari tepi jalan raya. Kondisi tanah di belakang pemukiman penduduk berupa rawa. Panjangnya mencapai 19 km trase jalan tol tersebut. "status tanahnya milik penduduk", kata Ekowati.
Di karya Jaya, ada permukiman penduduk di lokasi gerbang tol. Ada crossing jalan areal di Pelabuhan Dalam. Di Pemulutan, kontur tanahnya berupa rawa. terdapat jaringan SUTET milik PLN. Diareal KTM Rambutan, tanahnya juga rawa.
"tapi lokasi gerbang tol berupa tanah padat," bebernya. Sedangkan di gerbang timur Unsri, tanahnya padat hingga 3 km di tepi jalan raya. Lalu, Lokasi di gerbang utama Unsri, ada pemukiman padat penduduk.



http://www.oganilirkab.go.id/

1 comment:

  1. SAYA SEKELUARGA INGIN MENGUCAPKAN BANYAK TERIMAH KASIH KEPADA AKI NAWE BERKAT BANTUANNNYA SEMUA HUTANG HUTANG SAYA SUDAH PADA LUNAS SEMUA BAHKAN SEKARAN SAYA SUDAH BISA BUKA TOKO SENDIRI,ITU SEMUA ATAS BANTUAN AKI YG TELAH MEMBERIKAN ANKA JITUNYA KEPADA SAYA DAN ALHAMDULILLAH ITU BENER2 TERBUKTI TEMBUS..BAGI ANDA YG INGIN SEPERTI SAYA DAN YANG SANGAT MEMERLUKAN ANGKA RITUAL 2D 3D 4D YANG DIJAMIN 100% TEMBUS SILAHKAN HUBUNGI AKI NAWE DI 085-218-379-259

    ReplyDelete